TRAINING MARKETING BPR



SMART MARKETING SKILL 

Pelatihan 1 Hari Direkomendasikan untuk Seluruh
Account Officer, Front Liner, dan Staf Terkait 



Persaingan merupakan sebuah Tantangan yang membutuhkan energi tinggi untuk bisa memenangkannya. Untuk itu setiap BPR harus menyusun perencanaan dan strategi yang tepat agar bisa menjadi pemenang dalam memasuki celah market, termasuk dengan meningkatkan BPR Branding dan Personal Branding.

Strategi Marketing dimulai dengan menyiapkan Produk Pelayanan BPR yang memiliki nilai tambah, agar menarik dan BPR memahami siapa target marketnya, sehingga penawaran produk yang bersifat masal memiliki ciri khas tersendiri yang dapat menarik perhatian calon nasabah, dan menimbulkan kegairahan untuk menggunakan produk atau layanan di BPR dengan segala kelebihannya sehingga bersedia action menggunakan produk BPR atas dasar saling menguntungkan .

Marketing pada dasarnya adalah bagaimana perusahaan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat yang menjadi target market sehingga terjadi transaksi yang menguntungkan kedua belah pihak dan terjadi secara berkesinambungan.

Dalam persaingan yang semakin ketat, maka orientasi marketing BPR idealnya lebih pada Pemenuhan Kebutuhan dan Keinginan Masyarakat dan Nasabah (Customer Oriented),  bukan hanya sekedar penawaran produk atas kehendak BPR atau dikenal dengan istilah Product Oriented, terlebih umumnya layanan jasa BPR bersifat masal sehingga memiliki kemiripan dengan lembaga keuangan sejenis. Jika ini yang terjadi maka produk menjadi tidak memiliki nilai tambah dan bersifat standar. Tentu kondisi ini harus disiasati dengan adanya Account Officer yang Andal dan memiliki kemampuan dalam menjalin hubungan dengan banyak orang sehingga peluang dalam melakukan peningkatan jumlah layanan dan nasabah semakin besar.

Dalam pasar yang dikuasai oleh pembeli di mana sumber informasi yang beragam tentang produk jasa yang akan digunakan, semakin memunculkan banyak pilihan kepada calon pembeli untuk menentukan produk jasa bank apa yang cocok untuk digunakan. Nah, dalam kondisi seperti ini biasanya calon pembeli menggunakan teknik mencari referensi dari orang lain. Namun sekali lagi jika layanan jasa BPR Anda tidak memuaskan maka pasti nama BPR Anda akan di delete atau dihapus dari benak nasabah.

Untuk memenangkan persaingan maka dibangun sebuah Branding yang dimulai dari Personal yang bertugas melakukan Penawaran dan Pelayanan kepada masyarakat. Tentunya seorang Account Officer harus memiliki kemampuan dalam membangun Rapport atau Kedekatan sehingga tercipta komunikasi yang efektif dan mampu menggali segala permasalahan suspect yang menjadi target marketnya sekalipun sudah menggunakan jasa dari bank lain.

Dengan adanya Personal Branding yang positif dari Staf Marketing yang Andal, maka nama BPR akan terangkat sehingga tercipta awareness yang membuktikan bahwa layanan BPR Anda memang sudah menancap dipikiran calon nasbah, sehingga ia akan bersedia menggunakan produk jasa BPR Anda, bahkan bersedia melakukan advocade kepada rekan, family untuk mereferensikan layanan jasa BPR Anda.

Penting diingat bahwa dalam aktivitas marketing harus melalui proses dari bagaimana petugas marketing mendapatkan Leads, menindak lanjuti melalui Telphone, selanjutnya meningkatkan Services dan mempercepat Process sehingga kebutuhan calon nasabah dapat terpenuhi. 

Penting juga untuk diketahui, bahwa dalam  melakukan aktivitas penawaran, ada dua hal penting harus diperhatikan yaitu faktor Fisiologi dan Psikologi. Keduanya adalah penting dalam membangun hubungan yang baik dengan teknik komunikasi pendekatan NLP (Neuro Linguistic Programming), tentunya menjadi nilai tambah dalam menggempur pikiran konsumen sehingga bersedia take action karena ia memahami, percaya bahwa apa yang ditawarkan sangat menarik dan bermanfaat.

Produk layanan jasa sebaik apapun yang diberikan BPR jika tidak ditawarkan secara menarik dengan memahami struktur karakter prospek yang beragam, ada pendiam, cerewet, arogan, pembanding maka produk jasa tersebut menjadi kurang diminati. Personal branding menjadi sangat penting dan wajib dimiliki setiap pemasar BPR. Setiap prospek adalah manusia yang memiliki sistem representasi yang berbeda akan sangat banyak menentukan apakah tertarik untuk melihat, mendengar dan merasakan apa yang Anda tawarkan. Apakah bunga yang murah pasti laku ? bisa ya bisa tidak tergantung bagaimana mengemasnya. Dan yang terpenting setiap petugas marketing memahami apa yang menjadi motivasi mengajukan kredit atau menggunakan layanan jasa BPR apakah mendekati atau menjauhi. Tentunya ini adalah salah satu cara bagi petugas marketing dapat menemukan Hot Button yang sangat penting untuk membangkitkan prospek menggunakan layanan jasa BPR dengan kesadaran penuh akan manfaatnya yang memberikan nilai tambah kepada calon nasabah.

Motivasi kemauan menggunakan Produk Jasa BPR dapat digali dengan membangun komunikasi (Building Rapport) yang sesuai dengan kondisi prospek. Ada teknis khusus yang harus diperhatikan untuk menciptakan komunikasi dua arah yang efektif dengan cara melakukan Matching and Mirroring. Ingat bahwa petugas Marketing di BPR harus menciptakan Personal Branding yang baik. Untuk itu perlu memahami teknik komunikasi yang efektif dengan menghadapi beragam karakter prospek.

Selanjutnya, setelah bersedia menjadi prospek maka petugas marketing BPR wajib memberikan pelayanan prima sebab jika pelayanan kurang memuaskan maka ia siap berpindah ke lembaga keuangan lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya.

Jadi kalau begitu, diperlukan SDM Marketing yang Andal di mana ia memiliki kemampuan dalam menggali semua kebutuhan dan keinginan, kemudian di rangkai dengan manfaat dan kelebihan produk jasa BPR. Dan terkait dengan kebutuhan peningkatan kompentensi seorang yang bergelut di bidang marketing agar bisa memberikan kinerja yang optimal, maka Pelatihan dengan tema tersebut di atas menjadi konsen ESD untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memenangkan persaingan, dengan memperbanyak Closing sebagai tindak lanjut atas upaya marketing yang sudah dilakukan. Tentu saja setiap Closing ada teknik khusus dengan memperhatikan buying signal si prospek sehingga memunculkan gairah untuk menjadi nasabah.

Apakah Anda membutuhkan dan menginginkan adanya peningkatan kompetensi kemampuan Tim Marketing BPR Anda dalam membangun komunikasi marketing dengan prospek sehingga akan berdampak positif terhadap Peningkatan Penjualan Produk Jasa BPR?

Apakah Anda membutuhkan sebuah model pelatihan Marketing BPR yang komunikatif dan aplikatif dengan memasukkan Ilmu NLP yang sangat dahsyat dan bermanfaat bagi peserta dalam meningkatkan kualitas penawaran produk BPR ?

Atas dasar tersebut, maka kami menyelenggarakan sebuah pelatihan yang  memberikan solusi peningkatan kemampuan Account Officer atau Marketing Officer dalam upaya untuk memenangkan persaingan dalam menjual produk andalan BPR dengan Kepercayaan Diri yang Tinggi dan Strategi yang Tepat dalam menguasai teknik penawaran yang menarik.

Nilai Tambah peserta setelah mengikuti pelatihan :

1. Peserta memiliki pemahaman tentang pentingnya membangun Mindset Positif dalam mencapai Target yang ditetapkan BPR.
2. Peserta memiliki pemahaman tentang pentingnya menguasai segmentasi pasar dan bauran pemasaran BPR  serta proses pemasaran jasa BPR.
3. Peserta memiliki pemahaman dalam menguasai strategi penawaran dengan    pendekatan Neuro Linguistic Programming (NLP).
4. Peserta memiliki keterampilan dalam membangun relationship dengan nasabah sehingga tercipta word of mouth yang positif.
5. Peserta memiliki keterampilan dalam membangun hubungan dengan prospek sehingga dapat memberikan pelayanan yang memuaskan, dan bersedia menjadi nasabah.

Apa yang Dibahas Dalam Pelatihan  ?

 1.  Bagaimana Membentuk Mindset Pemenang sebagai  Staf Marketing ?
2Bagaimana Memahami Pentingnya segmentasi pasar & marketing Mix   ?
   3.  Bagaimana menguasai market fokus target market dan kompetitor  ?
4. Bagaimana strategi dalam memperbanyak Leads (bank prospek) untuk mendapatkan  prospek yang potensial ?
5.  Bagaimana strategi marketing dalam melakukan Penawaran Produk Jasa BPR dengan menggunakan pendekatan NLP ?
6.  Bagaimana TEKNIK  membangun Rapport  yang berperan besar dalam aktivitas Marketing  ? 
7.  Bagaimana menggali motivasi dan menemukan Hot Button (tombol panas) prospek, dan teknik mempengaruhi dengan membaca Buying Signal, sehingga prospek bersedia menjadi nasabah (Closing)  ?
8.  Bagaimana teknik closing yang tepat agar deal menjadi nasabah ?

         

Durasi Pelatihan 1 Hari
       Konsultasi Pelatihan :
Yossi Uri Yeremia
Contact : 0818-06-105-105  Alternatif  :   0813-15-7786-99