Jumat, 13 Maret 2015

INFORMASI PENTING







 MODUL PROGRAM PELATIHAN BPR
 
MARKETING & SERVICE


EXCELLENCE STRATEGIES



Mengapa pelatihan ini penting ?

Marketing dan Service yang Prima dan Mengesankan sama seperti dua sisi mata uang, sama pentingnya. Untuk menyikapi persaingan yang semakin ketat, maka diperlukan staff marketing dan staf front liner yang andal dan energik, dapat melakukan penawaran dengan cerdas, kreatif, dan dapat dipercaya. Termasuk juga dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya pada level memuaskan, tetapi mengesankan. 

Hal terpenting yang juga harus dikuasai staf front liner adalah bagaimana menangani nasabah komplain dengan teknik yang  tepat, sebab jika mengecewakan mereka akan bercerita pada banyak orang dan berhenti jadi nasabah BPR. Perlu diingat, seluruh sumber daya manusia BPR pada dasarnya memiliki kontribusi dalam hal marketing dan pelayanan ini, sekalipun ia bukan staf marketing dan front liner, sebab Masyarakat dan nasabah dalam menerima pelayanan dari sebuah lembaga keuangan akan sangat sensitif terhadap sikap yang ditunjukkan Staf BPR  yang secara kebetulan ditemuinya, di manapun berada. 

Klik di sini untuk membaca lengkap


MARKETING POWER SKILL


Mengapa pelatihan ini penting ?

Marketing merupakan aktivitas yang sangat penting di seluruh bidang bisnis. Banyak hal yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam marketing di BPR, di antaranya tersedianya produk layanan jasa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, memiliki perbedaan dengan yang sudah ada, memiliki nilai manfaat, kemudian harga yang dapat dijangkau sesuai dengan daya beli dan kualitan layanan, distribusi pelayanan yang mempermudah masyarakat atau nasabah melakukan transaksi dengan nyaman dan aman, serta promosi produk yang menarik dan menguntungkan sehingga menimbulkan kegairah dalam penggunaan layanan jasa. 

Tetapi harus diingat bahwa semua penawaran yang terbaik tentu tidak akan memiliki nilai tambah dalam profit, jika Sumber Daya Manusia yang bertugas melakukan penawaran terhadap produk layanan jasa BPR tidak memiliki keterampilan dalam marketing yang efektif sehingga tidak memiliki power untuk meraih nasabah dan menutup transaksi secara optimal.

QUALITY SERVICE EXCELLENCE 



Mengapa pelatihan ini penting ?

Pelayanan Prima atau Service Excellence merupakan sebuah bentuk penghargaan perusahaan kepada nasabahnya. Pelayanan Prima yang Berkualitas harus menjadi perhatian seluruh SDM BPR bahwa pelayanan merupakan interaksi antara staf front liner yang memiliki tanggung jawab langsung dalam melayani dan nasabah yang dilayani. Akibat dari interaksi tersebut, maka nasabah akan merasakan akibat atau efek dari pelayanan yang mereka terima saat itu juga, dan pada akhirnya ia bisa memutuskan segera apakah bersedia menggunakan layanan jasa BPR Anda atau sebaliknya merasa kecewa dan pergi ke tempat lain.

Untuk itulah, mengapa pelatihan keterampilan service excellence merupakan pelatihan yang wajib untuk diikuti agar staf front liner yang bertanggung jawab dalam melayani nasabah lebih memiliki keterampilan dalam melayani yang memuaskan, bahkan mengesankan, sehingga dapat melekat dalam benak nasabah yang pada akhirnya akan memberikan dampak pada hubungan kerjasama yang baik untuk jangka panjang.  

Klik di sini untuk membaca lengkap 


ANALISA RISIKO KREDIT BPR

Mengapa pelatihan ini penting ?

Sebelum kredit diberikan tentunya pihak BPR dalam hal ini dilaksanakan oleh Staf Marketing atau Account Officer atau Analis Kredit,  wajib melakukan pengecekan data dan Analisa Kredit yang akurat sehingga kredit yang disetujui nantinya tidak hanya sesuai dari sisi kuantitas, tetapi dari sisi kualitas juga dapat dipertanggung jawabkan. Setelah kredit disetujui maka Staf kredit harus melanjutkan dengan Akad Kredit dengan menandatangani Perjanjian Kredit. Seluruh proses pemberian kredit idealnya dapat dikuasai dengan baik oleh para Account Officer BPR termasuk Staf Administrasi Kredit yang melakukan akad kredit. Mereka harus memahami dari sisi administrasi dan keamanan kredit agar tidak menimbulkan masalah hukum dikemudian hari.

Untuk menghasilkan keputusan kredit yang berkualitas sangat didukung dengan kompetensi keterampilan Account Officer atau Analis Kredit untuk melakukan Analisa Kredit secara akurat, dan merekomendasikan kepada komite jumlah kredit yang tepat jumlah, berdasarkan prinsip kehati-hatian. Semua itu dimaksudkan agar kredit berkualitas dan berjalan lancar hingga jatuh tempo kredit.


Klik di sini untuk membaca lengkap


STRATEGI PENYEHATAN RASIO 
NON PERFORMING LOAN BPR


Mengapa pelatihan ini penting ?

Berdasarkan pada laporan data statistik Otoritas Jasa Keuangan, menunjukkan bahwa tingkat rasio Non Performing Loan (NPL) BPR masih dalam kondisi yang kurang menggembirakan. Kondisi ini tentunya kurang baik bagi pertumbuhan profit BPR, sebab idealnya pertumbuhan kredit harus disertakan juga dengan pertumbuhan laba atau Return On Asset (ROA).

Terhadap kredit yang sudah terindikasi masalah BPR seharusnya sudah mengambil langkah-langkah yang tersistem sehingga segala upaya penanganan dapat terukur, berkelanjutan dan dapat memberikan hasil pada BPR, baik penurunan Non Performing Loan dengan cara upaya penagihan intensif, preventif maupun dengan upaya penyelamatan kredit atau melalui tindakan hukum.

Klik di sini untuk membaca lengkap


PENGENDALIAN & PEMERIKSAAN INTERNAL BPR


Mengapa pelatihan ini penting ?

Risiko dalam operasional BPR di antaranya meliputi Risiko Kredit, Risiko Likuiditas, Risiko Bunga, Risiko Modal dan Risiko Operasional. Keseluruhan risiko tersebut dapat berdampak buruk terhadap operasional BPR jika tidak dikelola dengan baik dan berkesinambungan. Dalam hal pemberian kredit yang tidak menerapkan prinsip kehati-hatian, risiko yang timbul akan memberikan dampak negatif terhadap penyediaan likuiditas, meningkatnya biaya bunga, berkurangnya pendapatan bunga, dan meningkatnya biaya pembentukan PPAP. Padahal, kredit meupakan Asset terbesar di BPR yang merupakan andalan utama BPR untuk dapat meningkatkan laba dan pelayanan kepada nasabah. 

Pengendalian Asset BPR tidak hanya pada kredit saja, masih banyak Asset BPR yang memerlukan adanya pengendalian seperti Aktiva Tetap, Rekening Antar Bank Aktiva dan Rupa-Rupa Aktiva. Dan juga tidak hanya pada sisi Asset saja melainkan juga dari sisi Passiva yang meliputi Tabungan, Deposito Berjangka, Pinjaman Antar Bank Passiva dll.

Untuk melakukan pemeriksaan internal yang efektif, dan dapat dipertanggung jawabkan kebenaran data dan fakta di lapangan, maka seseorang yang bertugas sebagai Satuan Pengawasan Internal (SPI) harus memiliki bekal pengetahuan teknik dalam melakukan tugas tersebut, jangan sampai menyampaikan laporan yang diragukan kebenarannya dan menimbulkan masalah di internal BPR.

Kinilah saat yang tepat untuk Staf SPI Anda menambah pengetahuan sehingga dapat menghasilkan sebuah laporan yang berkualitas, dapat dipertanggung jawabkan  dan dapat dijadikan dasar dalam mengambil kebijakan perbaikan operasional BPR selanjutnya.


STRATEGI PEMASARAN KREDIT MIKRO

Mengapa pelatihan ini penting ?

Penyaluran kredit Mikro merupakan salah satu cara untuk BPR menyebar risiko kredit bermasalah dengan melakukan penyaluran kredit yang lebih merata. Bisa dibayangkan bahwa potensi tingginya kredit bermasalah yang merugikan BPR bila hanya menyalurkan kepada satu nasabah sebesar seratus juta rupiah, dibandingkan dengan menyalurkan kepada sepuluh orang nasabah dengan jumlah yang sama. Dari sisi profit, BPR masih bisa berharap mendapatkan profit yang cukup signifikan karena kredit mikro tidak rentan dengan suku bunga dibandingkan dengan kredit yang bernominal besar yang menuntut suku bunga rendah. Namun demikian setiap pemberian kredit pasti mengandung risiko, dan karenanya BPR yang menyalurkan kredit mikro harus memahami benar risikonya, di sektor apa saja dan bagaimana melakukan pencegahannya.

Jika telah memahami permasalahan dan pengamanan yang baik terhadap kredit Mikro, maka BPR tentunya bisa mengembangkan pemasarannya dengan memperhatikan elemen-elemen terkait dengan pemasaran seperti analisa kebutuhan, memahami perilaku karakter nasabah, segmentasi pasar dan bauran pemasaran kredit mikro sehingga BPR masih bisa memiliki ceruk pasar untuk menyalurkan dana di kredit mikro.



GREAT CHAMPION MINDSET


Mengapa pelatihan ini penting ?

Di tengah kondisi persaingan bisnis yang semakin tajam, maka setiap perusahaan harus memperhatikan kompetensi dan motivasi dari setiap personal tim kerjanya. Setiap personal dari level atas sampai karyawan level bawah, dalam perusahaan harus memiliki kesadaran bahwa tanpa memberdayakan mindset (pola pikir) yang positif, maka tujuan akan sulit dicapai. Tidak hanya itu, untuk bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi maka, perusahaan harus memiliki tim kerja yang bermental juara, jika tidak maka perusahaan akan jauh tertinggal.

Kompetensi bukan syarat utama sukses,  diperlukan motivasi yang dibangun atas dasar mindset yang positif secara berkesinambungan. Motivasi dalam membangun mindset yang kuat dan terstruktur, menjadi sebuah kebutuhan setiap personal dan tim kerja dalam menembus keberhasilan di segala bidang dengan kekuatan yang dimiliki bukan hanya sekedar bekerja secara rutinitas. Faktor-faktor yang menentukan seperti Norma-norma yang tertanam sejak lahir, bakat yang terpendam, dan keyakinan serta tindakan menjadi satu kesatuan dalam meraih kesuksesan.

Klik di sini untuk membaca lengkap


BE THE BEST TEAM 
100% GO ALL OUT


Mengapa pelatihan ini penting ?

Dalam upaya untuk mencapai target-target sesuai Bussiness Plan, tentunya Pimpinan Perusahaan tidak bisa melakukannya sendiri, atau hanya segelintir staf. Tentu diperlukan sebuah Team Work yang SMART. Team Work SMART merupakan tim kerja yang di dalamnya terdiri pribadi-pribadi yang memiliki kemauan dan kemampuan kerja tinggi, bekerja secara sungguh-sungguh searah dengan tujuan disusunnya business plan.

Sebuah Team Work yang SMART harus didukung dengan personil-personil yang memiliki kemauan dan kemampuan kerja tinggi. Team Work merupakan perpaduan dari semua personal yang ada di perusahaan untuk bersama-sama meningkatkan kinerja perusahaan.

Personal Success yang terlibat dalam Team Work yang SMART harus memiliki Nilai Tambah Keunggulan di banding yang lain, dan memiliki Passion, Disiplin kerja, dan harus memiliki keahlian dalam komunikasi dan selalu berpikir positif. Tidak hanya itu setiap personal yang terlibat dalam Team Work harus bisa berkolaborasi dengan anggota team yang lain.




1 Day Powerful Workshop


CORE MARKETING  TRANFORMATION 
 


Mengapa workshop ini penting ?

Saat Persaingan bisnis jasa keuangan Begitu Ketat,  Informasi begitu mudah, Masyarakat memiliki banyak pilihan, apa yang harus dilakukan oleh Staf Marketing  untuk bisa tetap eksis  dalam melakukan aktivitas marketing sehingga memberikan hasil yang menggembirakan,  Nasabah dan Penjualan terus meningkat ?
Saat produk atau Layanan Jasa Bank sudah dibuat sedemikian menarik, tetapi dalam pelaksanaannya mengapa staf Marketing masih belum bisa menembus target ?   

Permasalahannya, ketika manajemen bank sudah melakukan upaya untuk menciptakan produk atau layanan jasa yang ditawarkan sedemikian menarik, dan dinilai sudah memiliki nilai tambah yang dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan solusi yang terbaik dibanding dengan pesaing, akan tetapi dalam pelaksanaannya, mengapa staff  Marketing belum juga bisa menunjukkan hasil kerja yang optimal ?

Klik di sini untuk membaca lengkap


KLINIK KONSULTASI & HYPNOTHERAPY

 
Pelayanan Klinik Terapi kami bertujuan untuk membantu banyak keluarga yang sedang mengalami masalah psikosomatis yaitu berhubungan dengan problem kejiwaan dalam diri seseorang, sebagai akibat  aktifnya pikiran bawah sadar yang memunculkan emosi negatif, yang dikenal dengan tungku mental.

Emosi negatif ini jika tidak di atasi segera, akan menjadi sumber bagi timbulnya penyakit fisik. Sebagai contoh, jika seseorang memendam kekecewaan begitu dalam dengan seseorang atau berkaitan dengan kegagalan hidup ini akan mempengaruhi konsentrasi kerjanya dan bisa memunculkan asam lambung. Sekalipun minum obat, maka itu sifatnya sementara, karena api emosi negatif masih membara dan terus mengganggu pikiran dan berefek pada lambungnya, sampai api tersebut dimatikan dengan teknik hipnoterapi.

Contoh lain, masalah psikosomatis adalah ketika seorang anak kecil dianggap melakukan kesalahan, orang tuanya menakuti dengan benda tertentu, maka benda itu dianggap menakutkan dan tersimpan dalam pikiran bawah sadar sang anak, maka sampai dewasa ia akan mengalami phobia dengan benda tersebut. Ini jelas akan mengganggu kenyamanan hidup orang tersebut, namun tidak jarang banyak yang tidak mau mengungkapkan karena nanti bisa diejek teman misalnya atau dianggap aneh penyakitnya itu.

Klik di sini untuk membaca lengkap



VITAMIN FIT AND PROPER TEST
CALON DIREKSI BPR 


Menjadi calon Direksi BPR harus melalui sebuah proses yang tidak mudah. Dimulai dari mengikuti Pelatihan Sertifikasi untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi, dan mempersiapkan diri untuk mengikuti Fit and Proper yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebagai calon Direksi yang profesional sebelum mengikuti ujian Fit and Proper tentu harus mencari masukan informasi terkait dengan BPR yang akan dikelolanya kelak, di samping faktor integritas menjadi syarat yang tidak bisa ditawar-tawar. Informasi yang perlu dimiliki bersumber dari BPR itu sendiri dan dari Peraturan Perbankan yang berlaku.

Dari pengalaman beberapa kali saya memberikan pengarahan kepada calon Direksi yang akan melakukan Fit and Proper, maka saya mencoba memberikan sebuah Votamin yang bisa menyehatkan Para Calon Peserta untuk lebih siap menghadapi Fit and Proper yang sangat menentukan lulus atau tidak lulus menjadi seorang calon Direksi BPR. Namanya Vitamin, buka berarti ini 100% keluar, setidak-tidaknya Anda yang akan menghadapi Fit and Proper tidak membawa gelas kosong ketika duduk di ruang yang menegangkan tetapi membanggakan jika Anda berhasil.

Selamat mempelajari dan terus tambahkan informasi lainnya, sebab vitamin yang saya berikan ini tidaklah cukup untuk menjadi bekal dalam Fit and Proper. Sukses untuk Anda.

Klik di sini untuk membaca lengkap