Jumat, 13 Maret 2015

MODUL PELATIHAN BPR 2015



SPESIALIS IN HOUSE TRAINING BPR
WEEKEND SMART TRAINING PROGRAM



In House Training BPR Citra Dumoga Manado Sulawesi Utara

Sahabat Bankir BPR di Seluruh Indonesia,

Kami memahami bahwa pelatihan merupakan faktor penting dalam meningkatkan keterampilan dan motivasi Sumber Daya Manusia, karenanya kami memberikan modul pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan di BPR, dan bersifat aplikatif sehingga dapat membantu karyawan dalam memberikan kontribusi terbaik kepada BPR. Modul-modul kami merupakan racikan dari pengalaman Trainer sewaktu menjadi praktisi BPR selama 22 tahun ditambah dengan pengalaman memberikan edukasi kepada ratusan BPR sejak tahun 2004 sehingga kualitas modul-modul kami praktis sangat berbeda dengan yang lainnya. Tema boleh sama dengan yang lain tetapi resep dan teknik penyampainnya berbeda. Kami memang ingin beda dan mengutamakan kesuksesan kepada klien.

NB.

Mohon maaf untuk bulan Mei sampai dengan Pertengahan Juni Jadwal Kami sudah Full Booking.  Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya jadwal kami sampai dengan Desember selalu padat, karena kami juga memiliki jadwal dengan klien prioritas.

Untuk itu, Jika Anda menilai dan yakin  kami  dapat menciptakan sebuah perubahan dalam meningkatkan kinerja SDM BPR Anda,  disarankan segeralah hubungi kami untuk membuat jadwal pelatihan di bulan Agustus - Desember 2015, dan mendapatkan Investasi Spesial kami.

Untuk mengundang Wangsit Supeno sebagai Trainer dapat melalui :  

E-mail   :  edukasi. bpr@gmail.com
SMS      :  0812-8882-5699
WA        :  0813-1577-8699

Silahkan Anda Pilih Modul yang tersedia kecuali jika ada Modul lain yang diinginkan sesuai kebutuhan BPR Anda.

Terimakasih kepada Klien yang telah mempercayakan Kami sebagai Mitra Pelatihan Pengembangan SDM BPR Anda.

Kami berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik 100% untuk kemajuan dan kesuksesan BPR Anda.
Salam Superdahsyat BPR Indonesia, 

Kami Bangga Menjadi Partner Anda.

Wangsit Supeno
Trainer dan Transformer Motivator Indonesia


7 Alasan mengapa memilih Wangsit Supeno sebagai Trainer dan Motivator dalam  Mitra Edukasi SDM  :

  1. Ia telah berpengalaman memberikan training kepada ribuan SDM BPR dan Ratusan BPR yang tersebar di 23 Provinsi, bahkan secara rutin  telah menjadi Trainer dalam acara in house training di Bank BPR No. 1 di Indonesia BPR Eka Lampung. Ia juga pernah memberikan training di  BPR skala Besar terbaik di Manado yaitu BPR Citra Dumoga Manado, BPR  Primanadi, PD BPR Lombok Timur,  PD BPR Lombok Tengah di NTB, dan BPR-BPR terbaik lainnya di  23 Provinsi, sehingga dengan pengalamannya yang luas tersebut,  ia memiliki banyak pengetahuan teknis seputar operasional BPR yang dapat dishare secara optimal kepada peserta pelatihan dan langsung dapat dipraktekan. Hal ini tentunya akan menjadikan peserta pelatihan lebih memiliki rasa percaya diri dan dorongan untuk melakukan tindakan yang terbaik bagi kemajuan BPR di mana ia berkarya.
  2. Ia memiliki komitmen dan kompetensi dalam menjalankan profesinya sebagai trainer profesional BPR, hal ini dapat dilihat dari tulisan-tulisannya yang memberikan kontribusi pada kemajuan BPR dan konsistensi pelatihannya mayoritas bermitra dengan BPR, dan terbukti ia juga seorang fasilitator sertifikasi yang telah memberikan pengetahuannya kepada ribuan calon Direksi dan Direksi serta Komisaris BPR secara Nasional, sehingga kualitas kompetensi yang dimilikinya akan sangat bermanfaat untuk dibagikan kepada seluruh sumber daya manusia BPR yang haus akan ilmu pengetahuan yang dapat memberikan kontribusi terbaik bagi dirinya dalam mendongkrak kemajuan usaha BPR yang menjadi ladang rejeki bagi diri dan keluarganya.
  3. Ia bersedia mengalokasikan waktu untuk pelaksanaan in house training pada hari-hari libur seperti Sabtu dan Minggu atau hari libur tertentu, dan bersedia datang ke lokasi BPR sekalipun harus melalui darat, udara dan laut seperti yang di alaminya selama ini hingga Papua Jayapura. Tekadnya yang ingin berbagi pengetahuan kepada seluruh SDM BPR di negeri ini tidak terhalang oleh jarak dan waktu, sehingga kondisi ini tentunya sangat menguntungkan kepada BPR penyelenggara, karena tidak perlu membawa pesertanya ke tempat Trainer berdomisili, melainkan ia sebagai Trainer yang mendatangi BPR. Ia memiliki komitmen 100% untuk melayani klien BPR karena ia sangat menginginkan BPR di Indonesia ini tetap tangguh dan memberikan dampak positif bagi lingkungan operasional BPR tersebut.
  4. Ia pribadi yang terus memiliki semangat untuk menambah pengetahuan, belajar pengetahuan baru yang dapat meningkatkan kualitasnya sebagai Trainer Profesional, hal ini bisa dilihat dari titel certified yang dimiliki keseluruhannya adalah ia gunakan untuk menunjang dan mendorong terciptanya pelatihan yang profesional, menyenangkan dan dapat memberikan kemajuan kepada peserta pelatihan 100%, sehingga apa yang telah dilakukannya dalam hal gigihnya terus menambah ilmu baru tersebut dapat memotivasi kepada peserta untuk tidak merasa dirinya paling mampu dan merasa sudah tahu, sehingga tidak mau lagi belajar dan menambah ilmu, yang pada akhirnya sikap itu akan memberikan dampak negatif kepada perusahaan. Ia ahli dalam memompa emosi dan kemauan peserta pelatihan melakukan sebuah perubahan mental, sehingga team work yang dimiliki BPR menjadi lebih bersinergi. Hal ini sudah dibuktikannya dalam setiap pelatihan yang ia berikan dengan mengadakan Refleksi Jiwa, dan mereka merasakan manfaatnya untuk bangkit meraih yang terbaik kepada perusahaan.
  5. Investasi untuk mengundang sebagai Trainer dan Motivator sangat bersahabat dan sangat terjangkau, sehingga BPR bisa mendapatkan banyak manfaat dan bisa memperoleh sebuah kualitas dari pelaksanaan training yang disampaikan oleh trainer yang profesional di bidangnya. Bisa dibayangkan,  jika investasi pelatihan dihitung perkaryawan dengan mengirim ke domisili Trainer tau tempat lainnya tentunya sangat besar, dan penghematan dapat dilakukan lebih banyak. Tidak hanya itu Trainer juga dapat diundang dalam pelatihan yang dikemas dengan acara khusus BPR seperti gathering atau outbond atau wisata ilmu, sekalipun tidak berlokasi di operasional BPR berada. In house training adalah sebuah model pelatihan yang efektif karena seluruh SDM bisa diikutkan dari level atas sampai bawah, dapat menciptakan pemerataan ilmu dan efeknya sangat positif kepada perusahaan.
  6. Ia sangat terbuka untuk dihubungi dalam rangka konsultasi free, sehingga tetap terjalin hubungan kemitraan, dengan tetap share pengetahuan BPR. Selama ini cukup banyak klien yang masih tetap berkonsultasi walau dengan media BBM atau telpon.
  7. Ia membuka diri untuk bekerjasama dengan EO, atau Yayasan Perbarindo, sehingga pelatihan ini tidak hanya terfokus dalam bentuk in house training per BPR saja, namun bisa juga berupa in house training yang dikemas oleh panitoa dari Perbarindo atau EO lainnya. Kerjasama ini tentunya sering dilakukan sehingga tercipta sinergi yang saling menguntungkan dan bermanfaat untuk kemajuan industri BPR dengan dimulai meningkatkan kualitas SDM BPR.

TOP SELLER MODUL PELATIHAN BPR





MODUL-MODUL TERBAIK UNTUK BPR :
  • Marketing & Services Excellence Strategies
  • Marketing Power Skill
  • Best Practice Customer Service Excellence
  • Analyst Credit Skill
  • Monitoring dan Penanganan Non Performing Loan (Kredit Bermasalah)
Untuk mengetahui lebih lengkap isi dari setiap modul  silahkan terus membaca pada halaman di bawah ini.



MARKETING & SERVICES EXCELLENCE STRATEGIES



Mengapa pelatihan ini penting ?


Marketing dan Service yang Prima dan Mengesankan sama seperti dua sisi mata uang, sama pentingnya. Untuk menyikapi persaingan yang semakin ketat, maka diperlukan staff marketing dan staf front liner yang andal dan energik, dapat melakukan penawaran dengan cerdas, kreatif, dan dapat dipercaya. Termasuk juga dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya pada level memuaskan, tetapi mengesankan. Hal terpenting yang juga harus dikuasai staf front liner adalah bagaimana menangani nasabah komplain dengan teknik yang  tepat, sebab jika mengecewakan mereka akan bercerita pada banyak orang dan berhenti jadi nasabah BPR. Perlu diingat, seluruh sumber daya manusia BPR pada dasarnya memiliki kontribusi dalam hal marketing dan pelayanan ini, sekalipun ia bukan staf marketing dan front liner, sebab Masyarakat dan nasabah dalam menerima pelayanan dari sebuah lembaga keuangan akan sangat sensitif terhadap sikap yang ditunjukkan Staf BPR  yang secara kebetulan ditemuinya, di manapun berada.


Tujuan Pelatihan

  • Pelatihan memberikan gagasan-gagasan marketing yang menjadikan Karyawan lebih menguasai teknik marketing secara efektif, cerdas dan kreatif dengan strategi yang aplikatif, sehingga dapat mendukung dalam meningkatkan jumlah nasabah seperti yang ditargetkan perusahaan.
  • Pelatihan memberikan keterampilan kepada seluruh karyawan dalam melayani nasabah secara mengesankan, bukan hanya sekedar memuaskan sehingga dampaknya pelayanan tertanam di benak nasabah, dan menciptakan loyalitas hubungan bisnis jangka panjang bahkan tak segan mereferensikan BPR kepada orang lain.


 Apa yang Dipelajari dalam Training 1 Hari ( 6 Jam ) ?  
  • Memahami mengapa aktivitas marketing sangat penting.
  • Mempelajari penyebab utama gagalnya seseorang dalam marketing.
  • Mempelajari 3 kunci keahlian seseorang dalam melakukan marketing.
  • Mempelajari 2 kunci  utama transaksi dalam bisnis jasa keuangan bisa terjadi.
  • Mempelajari 4 Tugas utama Marketing dalam meningkatkan profit BPR.
  • Mempelajari teknik marketing sesuai siklus marketing produk BPR.
  • Mempelajari karakter perilaku  nasabah BPR.
  • Bagaimana Agar Anda yang bertugas dalam marketing selalu diingat nasabah sehingga transaksi terus berkesinambungan  dan tidak kesulitan dalam meningkatkan nasabah.
  • Mempelajari pentingnya inisiatif  pelayanan yang mengesankan nasabah.
  • Mempelajari apa saja yang harus diperhatikan dan apa saja teknik yang harus dilakukan dalam menciptakan pelayanan yang prima sehingga mengesankan nasabah.
  • Mempelajari bagaimana pelayanan yang menyentuh hati sehingga berkesan.
  • Mempelajari teknik  keterampilan penanganan komplain dengan efektif, yang mencegah nasabah pindah ke tempat yang lain bahkan pesaing Anda.


Siapa Saja yang Harus Ikut ?  

  Staf Marketing, Account Officer,  Front Liner dan dianjurkan untuk seluruh karyawan



MARKETING POWER SKILL





Mengapa pelatihan ini penting ?

Marketing merupakan aktivitas yang sangat penting di seluruh bidang bisnis. Banyak hal yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam marketing di BPR, di antaranya tersedianya produk layanan jasa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, memiliki perbedaan dengan yang sudah ada, memiliki nilai manfaat, kemudian harga yang dapat dijangkau sesuai dengan daya beli dan kualitan layanan, distribusi pelayanan yang mempermudah masyarakat atau nasabah melakukan transaksi dengan nyaman dan aman, serta promosi produk yang menarik dan menguntungkan sehingga menimbulkan kegairah dalam penggunaan layanan jasa. Tetapi harus diingat bahwa semua penawaran yang terbaik tentu tidak akan memiliki nilai tambah dalam profit, jika Sumber Daya Manusia yang bertugas melakukan penawaran terhadap produk layanan jasa BPR tidak memiliki keterampilan dalam marketing yang efektif sehingga tidak memiliki power untuk meraih nasabah dan menutup transaksi secara optimal.
Tentu ini akan merugikan BPR untuk jangka pandek dan jangka panjang. Persoalan marketing bukan hanya sekedar kemampuan menawarkan yang hanya membuang waktu tetapi tidak memberikan hasil. Marketing yang memiliki Power mampu menyentuh segala aspek kebutuhan nasabah dan membangun komunikasi yang tepat dengan didukung oleh mindset yang kuat sebagai seorang marketing yang bermental pemenang.


 Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta pelatihan memiliki keterampilan dalam melakukan marketing yang lebih efektif dan aplikatif sehingga dapat membantu dalam melancarkan tugas-tugasnya di lapangan dan menembus target yang diberikan manajemen. Peserta lebih memiliki wawasan yang sangat dibutuhkan dalam melakukan aktivitas marketing sehingga kemungkinan mendapatkan nasabah yang potensial lebih besar dan dapat memaintain nasabahnya agar terus berkesinambungan.

 Apa yang Dipelajari dalam Training 1 Hari ( 6 Jam ) ? 
  • Memahami mengapa aktivitas marketing sangat penting di BPR.
  • Mempelajari penyebab utama gagalnya dalam mencapai target marketing.
  • Memahami bahwa siapa saja bisa melakukan aktivitas marketing
  • Membangun Mental Marketing Juara
  • Mempelajari 3 kunci keahlian seseorang dalam melakukan marketing.
  • Mempelajari 4 Tugas utama Marketing dalam meningkatkan  profit BPR.
  • Mempelajari 2 kunci  utama transaksi dalam bisnis jasa keuangan bisa terjadi.
  • Mempelajari teknik marketing sesuai siklus marketing produk BPR.
  • Mempelajari Marketing Mix dan Persiapan dalam melakukan aktivitas penawaran
  • Menentukan target Calon Nasabah.
  • Mempelajari bagaimana cara Anda bisa selalu diingat dalam benak Nasabah, mulai dari penampilan,  gaya berkomunikasi,  jabatan dan sentuhan tangan.
  • Mempelajari gaya komunikasi karakter perilaku  nasabah BPR.
  • Mempelajari gaya komunikasi nasabah berdasarkan otak kanan dan otak kiri.
  • Mempelajari teknik membangun Rapport  yang akan menentukan terjadi Close Transaksi yang dapat meningkatkan nilai jual produk, mulai membangun kesamaan, meningkatkan kepercayaan, disukai, dan bagaimana mempengaruhi prospek.
  • Mempelajari bagaimana cara Anda bisa selalu diingat Nasabah  sehingga memungkinkan Anda menerima prospek darinya atau ia melakukan repeat order atau menggunakan jasa BPR Anda dalam jumlah yang lebih besar.


Siapa saja yang harus ikut Pelatihan

Pemimpin Cabang, Kabag Kredit, Kabag Pemasaran, Staf Marketing, Account Officer, Front Liner dan dianjurkan untuk seluruh karyawan.



BEST PRACTICE
CUSTOMER SERVICE EXCELLENCE




Mengapa pelatihan ini penting ?

Pelayanan Prima atau Service Excellence merupakan sebuah bentuk penghargaan perusahaan kepada nasabahnya. Hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh SDM BPR bahwa pelayanan merupakan interaksi antara staf front liner yang memiliki tanggung jawab langsung dalam melayani dan nasabah yang dilayani. Akibat dari interaksi tersebut, maka nasabah akan merasakan akibat atau efek dari pelayanan yang mereka terima saat itu juga, dan pada akhirnya ia bisa memutuskan segera apakah bersedia menggunakan layanan jasa BPR Anda atau sebaliknya merasa kecewa dan pergi ke tempat lain. Tentu kondisi kedua sangat tidak kita harapkan.  Untuk itulah, mengapa pelatihan keterampilan service excellence merupakan pelatihan yang wajib untuk diikuti agar staf front liner yang bertanggung jawab dalam melayani nasabah lebih memiliki keterampilan dalam melayani yang memuaskan, bahkan mengesankan, sehingga dapat melekat dalam benak nasabah yang pada akhirnya akan memberikan dampak pada hubungan kerjasama yang baik untuk jangka panjang.  Namun demikian persoalan pelayanan adalah tanggung jawab seluruh sumber daya manusia yang ada di BPR, sebab pelayanan yang baik akan meningkatkan citra BPR. Jadi tidak ada salahnya bahkan sangat baik jika seluruh SDM BPR memiliki keterampilan yang sangat penting dan dapat menentukan kenaikan jumlah nasabah dalam jangka pendek maupun jangka panjang. 


Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini bertujuan untuk menjadikan seluruh peserta pelatihan memahami pentingnya membangun service excellence yang mengesankan, dan mengusai keterampilan dalam melayani nasabah, baik secara langsung, telpon bahkan ketika menghadapi nasabah yang beraneka macam karakter melakukan komplain, dengan menerapkan teknik yang efektif dan menyentuh ke hati yang pada akhirnya menimbulkan kesan positif baik kepada staf yang melayani maupun bagi peningkatan citra BPR di mata nasabah.

 Apa yang Dipelajari dalam 1 Hari ( 6 Jam ) ? 
  • Permasalahan dan  Kebutuhan Service Excellence di BPR.
  • Mempelajari Pentingnya membangun mental excellence karyawan .
  • Memahami 5 Dimensi Kualitas Pelayanan  di BPR yang berhubungan dengan Tangibles (Bukti fisik), Reliability (Kepercayaan), Responsiveness (Daya tanggap), Assurence (Jaminan) dan Emphaty (Empati).
  • Memahami  Prinsip Dasar Pelayanan Nasabah.
  • Bagaimana faktor Penampilan (Grooming) dan Psikologi menjadi begitu penting diperhatikan dalam memberikan pelayanan yang memuaskan dan mengesankan ?
  • Bagaimana terampil membangun komunikasi interaksi pelayanan dengan hati, dimulai dari Salam dan Sapa Pembuka (Opening Greeting) sampai Salam Penutupan (Closing Greeting)  ?
  • Bagaimana memberikan pelayanan berdasarkan karakter perilaku nasabah ?
  • Bagaimana teknik memberikan pelayanan melalui telpon nasabah ?
  • Bagaimana terampil dalam menangani keluhan nasabah, dan nasabah tersebut tetap nyaman dan setia menjadi nasabah BPR ?
  • Bagaimana mengukur kepuasan pelayanan di BPR  ?

Siapa saja yang harus ikut Pelatihan
Staf Marketing, Account Officer, Front Liner dan dianjurkan untuk seluruh karyawan.




MANAJEMEN KREDIT LEVEL DASAR
ANALIYST CREDIT SKILL
KETERAMPILAN 
ANALISA DAN AKAD KREDIT





Mengapa pelatihan ini penting ?

Kredit merupakan aktivitas utama di BPR yang biasanya dilaksanakan oleh Account Officer dan Analis Kredit. Kredit yang diberikan BPR diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya kepada BPR, tetapi juga kepada nasabah. Prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit mutlak harus diperhatikan agar kredit yang diproses dapat berkualitas dan memberikan keuntungan kepada BPR.
Sebelum kredit diberikan tentunya pihak BPR dalam hal ini dilaksanakan oleh Staf Marketing atau Account Officer atau Analis Kredit,  wajib melakukan pengecekan data dan Analisa Kredit yang akurat sehingga kredit yang disetujui nantinya tidak hanya sesuai dari sisi kuantitas, tetapi dari sisi kualitas juga dapat dipertanggung jawabkan. Setelah kredit disetujui maka Staf kredit harus melanjutkan dengan Akad Kredit dengan menandatangani Perjanjian Kredit. Seluruh proses pemberian kredit idealnya dapat dikuasai dengan baik oleh para Account Officer BPR termasuk Staf Administrasi Kredit yang melakukan akad kredit. Mereka harus memahami dari sis administrasi dan keamanan agar tidak menimbulkan masalah hukum dikemudian hari.

Untuk menghasilkan keputusan kredit yang berkualitas sangat didukung dengan kompetensi keterampilan Account Officer atau Analis Kredit untuk melakukan Analisa Kredit secara akurat, dan merekomendasikan kepada komite jumlah kredit yang tepat jumlah, berdasarkan prinsip kehati-hatian. Semua itu dimaksudkan agar kredit berkualitas dan berjalan lancar hingga jatuh tempo kredit.


Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, Account Officer atau Analis Kredit lebih memiliki keterampilan kompetensi dasar yang harus dipahami dalam memproses kredit yang sehat, yang meliputi Teknik Anlisa Kredit yang efektif, mudah diaplikasikan sehingga kredit yang menjadi bagian tugasnya dapat memberikan manfaat kepada kedua belah pihak, di mana kredit dalam kondisi sehat, target pendapatan bunga dapat dicapai dan risiko permasalahan selalu bisa dikendalikan sejak awal.

Apa yang Dibahas dalam 1 Hari ( 6 Jam ) ?
  • Pengertian dan Tujuan BPR Memberikan Kredit.
  • Jenis dan Penggunaan Kredit di BPR.
  • Jenis Perhitungan Bunga Kredit
  • Kredit sebagai Asset Produktif Berisiko Merugikan BPR
  • Meneliti Permohonan Kredit Calon Nasabah
  • Teknik Wawancara Awal
  • Manfaat BI Checking
  • Persiapan Melakukan On The Spot
  • Komponen Dasar 6 C dalam Melakukan Analisa Kredit
  • Teknik Menggali Informasi kepada Calon Nasabah
  • Memahami Karakter Perilaku Calon Nasabah
  • Mengatasi Keberatan Calon Nasabah
  • Melakukan Penilaian Terhadap Agunan
  • Menghitung Kemampuan Pengembalian Kredit yang Aman
  • Menyusun Rekomendasi Kredit
  • Menyikapi Keputusan Komite Kredit
  • Mempersiapkan Akad Kredit
  • Hal-hal Krusial yang harus diperhatikan dalam Akad Kredit
  • Pelatihan disertakan diskusi kasus di BPR

Siapa Saja yang Harus Ikut ?     
  • Staf  Marketing, Account Officer, Administrasi Kredit Level Yunior
  • Staf  Marketing, Account Offucer, Administrasi Kredit Level Senior yang ingin lebih mendalami kembali tentang Analisa dan Akad Kredit.

SERI MANAJEMEN KREDIT 
LEVEL MENENGAH

STRATEGI 
MONITORING DAN PENANGANAN  NON PERFORMING LOAN (NPL)






Mengapa pelatihan ini penting ?

Berdasarkan pada laporan data statistik Otoritas Jasa Keuangan, menunjukkan bahwa tingkat rasio Non Performing Loan (NPL) BPR masih dalam kondisi yang kurang menggembirakan. Kondisi ini tentunya kurang baik bagi pertumbuhan profit BPR, sebab idealnya pertumbuhan kredit harus disertakan juga dengan pertumbuhan laba atau Return On Asset (ROA).
Kredit bermasalah yang terus meningkat bisa disebakan salah satunya adalah lemahnya sistem monitoring kredit, di mana BPR terlambat dalam mengambil tindak lanjut terhadap nasabah yang sudah memiliki gejala bermasalah. Sangat disayangkan juga bahwa kredit bermasalah bisa terjadi karena tidak pernah dimonitoring dengan baik dan berkelanjutan sehingga tahu-tahu kredit sudah masuk kolektibiltas Kurang Lancar. Di sini diperlukan sebuah cara yang efektif dalam melakukan monitoring.
Terhadap kredit yang sudah terindikasi masalah BPR seharusnya sudah mengambil langkah-langkah yang tersistem sehingga segala upaya penanganan dapat terukur, berkelanjutan dan dapat memberikan hasil pada BPR, baik penurunan Non Performing Loan dengan cara upaya penagihan intensif, preventif maupun dengan upaya penyelamatan kredit atau melalui tindakan hukum.


Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta pelatihan khususnya staf yang menangani kredit lebih memiliki keterampilan tingkat lanjut dalam hal melakukan monitoring kredit secara efektif sehingga kredit bermasalah dapat dideteksi dan dikendalikan sejak dini. Mereka lebih memahami pentingnya melakukan tindak lanjut atas hasil monitoring. Melakukan penilaian dan membuat laporan progres kredit bermasalah, mengambil tindakan-tindakan preventif, penyelesaian kekeluargaan sampai dengan penyelamatan dan tindakan hukum.


Apa yang dibahas dalam 1 Hari ( 6 Jam ) ? 
  • Pengertian dan Tujuan BPR Memberikan Kredit.
  • Alasan mengapa monitoring begitu penting dalam aktivitas kredit.
  • Faktor penyebab terjadinya kredit bermasalah.
  • Gejala nasabah mulai bermasalah.
  • Bagaimana melakukan monitoring yang efektif dan apa manfaatnya.
  • Tindakan-tindakan yang harus dilakukan atas monitoring kredit baik pasif maupun aktif.
  • Menyusun Laporan Monitoring setiap Kredit Bermasalah.
  • Teknik menghitung dan menurunkan rasio Non Performing Loan.
  • Melakukan tindak lanjut Penyelesaian Kredit secara Musyawarah.
  • Tahapan dalam upaya Penanganan Kredit Bermasalah.
  • Penyelamatan Kredit Bermasalah.
  • Penyelesaian Kredit Bermasalah.
  • Pengambil Alihan Agunan.
  • Melakukan Tindakan Hukum Penyelesaian Kredit Bermasalah.
  • Penghapusan Kredit dan Penghapusan Tagih.
  • Pelatihan disertakan diskusi kasus di BPR

Siapa Saja yang Harus Ikut ?     
Staf  Marketing, Account Officer, Administrasi Kredit Level Yunior dan Senior .