Selamat Berkunjung Di Website Wangsit Supeno. Website ini memberikan informasi pelatihan dan artikel yang bermanfaat.

Kami berpengalaman sejak 2011 dalam pelatihan pengembangan SDM Bank Perekonomian Rakyat (BPR) fokus Modul Marketing, Sevice Excellence, Leadership dan Motivation bisa untuk publik.

Trainer berpengalaman memberikan pelatihan secara in house maupun bekerjasama dengan Perbarindo dan juga perusahaan/instansi non bank.Penyampaian materi mudah dipahami dan dalam suasana kelas training yang menyenangkan.

Kamis, 21 Maret 2019

MENGETAHUI KARAKTER CALON NASABAH




Berdasarkan pengalaman saya selama beraktivitas di BPR , proses yang paling krusial ketika akan merekomendasikan pemberikan kredit adalah faktor Karakter atau Character. Karakter ini penentu terbesar di samping faktor Capacity,  Cash Flow, Capital, Condition dan Collateral. Itulah sebabnya dalam urutan Analisa kredit Character menempati posisi teratas.

Jika kredit bermasalah, biasanya dalam proses penagihannya menjadi sangat sulit karena nasabah yang karakternya buruk cenderung tidak kooperatif, sering menghilang, dan mencoba mengelabui pihak bank. Oleh sebab itu jika karakter pemohon kredit ini sudah terdeteksi kurang baik, saran saya ditolak saja, sebab menurut saya karakter ini adalah faktor utama yang akan menentukan kredit itu akan kembali atau tidak.

Bagimana kita mengetahui karakter perilaku pemohon tidak baik?
Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan secara seksama data permohonan kredit yang diajukan. Apakah dokumen yang diberikan sudah benar sesuai fakta atau masih ada kesalahan saji? Anda bisa melakukan pengecekan kebenaran berkas-berkas yang disampaikan calon pemohon kredit secara hati-hati, bukan hanya sesuai dengan persyaratan tetapi juga sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk lebih memastikan kebenaran berkas yang diberikan, Anda bisa melakukan  on the spot . Di sana Anda bisa menguji kebenaran berkas yang disampaikan dengan cara bertanya pada hal-hal yang krusial dan mendengarkan jawabannya dengan seksama, bila perlu Anda catat. Anda bisa bertanya lebih detail jika memang penjelasan pemohon tidak begitu jelas.

Pada saat ia menjelaskan pertanyaan Anda, coba perhatikan apakah ia menjelaskannya dengan begitu cepat dan lancar atau cenderung lambat dan hati-hati. Anda bisa terus menggali dengan pertanyaan jika apa yang disampaikan masih meragukan. Selanjutnya Anda juga bisa mendapatkan konfirmasi atas kebenaran data tersebut dari pihak ke tiga yaitu orang-orang di sekitar pemohon berada atau beraktivitas yang bisa diyakini memperkuat apa yang disampaikan pemohon.

Sebagai contoh, A baru pertama kali mengajukan permohonan kredit, ia menyebutkan bekerja di PT. XYZ sebagai Kepala Bagian Keuangan. Ia melampirkan slip gaji terakhir di bulan Februari. Sepintas saat melihat data yang diberikan memiliki potensi untuk diberikan kredit. Petugas kredit atau Account Officer (AO) biasanya langsung terpesona dengan data tersebut, dan secepat kilat menyimpulkan permohonan ini bisa disetujui terlebih angsuran kreditnya jika dihitung masih sepertiga dari total penghasilan yang tertuang di bukti  slip penerimaan gaji. Efek terpesona tersebut menjadikan Staf AO tidak mau lagi menggali lebih banyak informasi dari pemohon. Di sinilah celah karakter buruk pemohon bisa tidak terdeteksi. Dari pengalaman yang saya jalani, ketika satu berkas permohonan kredit di dalamnya ada slip gaji terakhir, biasanya saya meminta staf kredit untuk menghubungi bagian HRD perusahaan pemohon. Informasi apa yang kira-kira saya dapatkan saat itu? Informasi yang saya dapatkan adalah Pemohon sudah berhenti di akhir Februari. Gaji dibulan Februari itu adalah gaji terakhir dan terakhir kalinya. Atas peristiwa tersebut apa yang Anda dapat pikirkan mengenai karakter pemohon?

Dalam menggali karakter pemohon kredit dengan bertemu langsung, Anda harus memperhatikan dan menggunakan teknik komunikasi alam bawah sadar (subconscious communication)  yang tepat dengan membangun rapport yang menjadikan kehadiran Anda bisa dipercaya, sehingga pemohon tidak terkesan diinterogasi dan  tidak nyaman serta muncul persepsi Anda seakan sedang mencurigainya.

Ingat, kita masih abu-abu tentang karakter pemohon saat pertama mengajukan kredit, jadi pastikan dari proses komunikasi yang dibangun dengan persuasi yang positif, pada akhirnya Anda mampu membuat kesimpulan bahwa Karakter pemohon dinyatakan wajar untuk diakui kebenaran karakternya sehingga risiko character masih bisa terkendalikan. Saya menggunakan kata “wajar” bukan kata “baik”, sebab menyebutkan seseorang berkarakterbaik atau tidak memerlukan waktu yang cukup lama dengan banyak pembuktian atas perilakunya.

Kita juga bisa menilai kewajaran atas akurasi berkas-berkas yang disampaikan, apakah memenuhi standar hukum yang berlaku sehingga bisa dijadikan dokumen kredit yang memiliki kekuatan hukum di kemudian hari saat akad kredit telah dilaksanakan.

Dalam wawancara menggali karakter yang paling terpenting juga untuk Anda dapatkan informasinya adalah jawaban atas pertanyaan, Mengapa Bapak/Ibu Mengajukan Kredit di BPR Kami? Mengapa Bapak/Ibu membutuhkan Modal Kerja? Mengapa Bapak/Ibu membutuhkan dana untuk biaya pendidikan? Dan seterusnya. Pastikan Anda bersikap ramah, membuat suasana nyaman, tetap senyum, eye contact, menjaga komunikasi yang positif dan meninggalkan kesan yang menyenangkan. Diterima atau Ditolak itu proses berikutnya, Anda harus membangun personal branding yang positif di mata calon nasabah Anda sebab mereka sudah bersedia untuk mencoba bekerjasama dengan perusahaan Anda.

Salam Sukses, semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk peningkatan pengetahuan Anda dan kemajuan perusahaan Anda.

Sabtu, 07 Januari 2017

TIPS & ARTIKEL BPR



KEKUATAN IMAJINASI YANG MENAKJUBKAN

Wangsit Supeno Januari 2017

Setiap orang bisa menciptakan imajinasi, baik secara disengaja ataupun secara mendadak ketika Anda terinspirasi saat melihat atau mendengar sesuatu yang menurut pikiran bawah sadar Anda sangat menarik. Imajinasi yang begitu kuat memunculkan motivasi dalam diri Anda sehingga memunculkan hasrat untuk Anda melakukan sesuatu yang sangat Anda imajinasikan tersebut. 



HIDUP BAHAGIA DAN BERKELIMPAHAN DENGAN MEMAAFKAN

Wangsit Supeno

Setiap orang pasti pernah menghadapi sebuah keadaan yang membuat dirinya kecewa, kesal dan sakit hati. Tetapi bagaimana menyikapi atau merespon sebuah keadaan yang tidak nyaman itu setiap orang berbeda-beda. Ada yang mudah emosi dengan membalas orang yang menyakitnya saat itu juga, atau juga disimpan dalam bentuk dendam dan berjanji akan membalasnya dikemudian hari, tetapi ada juga yang sabar walau kecewa, dan mencoba menerima keadaan sebagai pelajaran hidup dan melupakannya, lebih menggunakan pikirannya untuk keperluan yang lebih besar dan bermanfaat.


MENJADI KARYAWAN PROFESIONAL
Wangsit Supeno

Banyak orang melakukan pekerjaan fokusnya hanya mendapatkan gaji setiap bulan, bukan pada kualitas kerjanya, sehingga menimbulkan kekecewaan, sebab ia merasa sudah bekerja keras tetapi hasilnya tidak optimal. Tidak ada yang salah dengan berharap pada gaji, tetapi yang harus dipertanyakan pada diri sesendiri adalah, bagaimana gaji itu diperoleh ? Sejauh mana prestasi kerja kita ? Gaji hanya diperoleh setelah kita menuntaskan kewajiban kita secara baik. artinya kita harus memberi dahulu baru menerima apa yang menjadi hak kita. Bekerja adalah sebuah aktivitas mulia yang dapat menjadikan seseorang memperoleh rejeki dan sebagai sarana ibadah sebagai kewajiban manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bekerja merupakan sebuah sarana sebagian orang untuk meraih impiannya mencapai puncak tertinggi dalam sebuah organisasi.


ARTIKEL BPR


MEMBANGUN MENTAL SPIRITUAL ACCOUNT OFFICER   

Oleh : Wangsit Supeno

Profesi sebagai Account Officer di bank adalah sebuah bidang pekerjaan yang sangat menantang. Terlebih Account Officer di BPR, sangat diperlukan dan menjadi garda depan bagi meningkatnya aset BPR. Agar menjadi Account Officer yang andal di BPR, paling tidak ada tiga keterampilan yang harus dimiliki, yaitu keterampilan menjual, keterampilan menganalisis proses kredit dan keterampilan dalam melakukan penagihan. 




RAHASIA MENATA KREDIT YANG SEHAT
Oleh : Wangsit Supeno

Setiap bank termasuk BPR akan beroperasional dengan sehat, jika aset terbesar yang dimilikinya yaitu berbentuk pemberian kredit yang disalurkan kepada masyarakat kondisinya sehat. Tingkat kesehatan kredit BPR ditandai dengan sebuah parameter yang disebut Rasio Non Performing Loan (NPL), dengan standar rasio sehat di bawah 5%. Mengapa harus kredit? sebab kredit adalah aset terbesar BPR, dan hidup mati BPR ada di sana. 



MEMBANGUN PELAYANAN PRIMA BERKARAKTER DI BPR

Oleh:  Wangsit Supeno

Dalam sebuah proses pelayanan, ada sebuah pengalaman yang diperoleh seseorang. Pengalaman itu bisa positif maupun negatif. Mengapa? disadari atau tidak dalam proses pelayanan akan bersentuhan dengan alam bawah sadar yang memiliki kekuatan 88% -90% yang pada akhirnya akan menjadikan seorang calon konsumen bersedia memutuskan membeli atau sebaliknya tidak jadi membeli dengan alasan terlalu mahal atau kecewa dengan pelayanan yang diterimanya. Perjalanan dalam proses pelayanan akan tersimpan dengan baik dalam memori bank setiap orang. Jadi berhati-hatilah.




Senin, 23 Februari 2015

TESTIMONI PELATIHAN


APA KATA PESERTA PELATIHAN



 

“Ada banyak hal penting yang saya peroleh dari pelatihan yang disampaikan oleh Bapak Wangsit yaitu mendapatkan pengetahuan baru tentang kepemimpinan khususnya untuk lingkungan BPR. Kemudian ilmu tentang membaca tulisan tangan yang saya yakin sangat bermanfaat untuk saya pribadi dan juga bermanfaat untuk perusahaan tempat saya bekerja”.
M Fadhil Kepala Bagian Kredit  PT BPR Unisritama
Peserta Pelatihan Good Management and Leadership 12-13 Agustus 2016

“Dapat memotivasi diri untuk lebih maju dan berkembang. Dapat menambah wawasan dan pengetahuan. Dapat memperbaiki kualitas diri dan percaya diri”.
Erry Hermawan Direktur  PT BPR Prima Sejahtera
Peserta Pelatihan Good Management and Leadership 12-13 Agustus 2016

“Mampu melihat diri atas segala kekurangan dan kelebihan. Menambah materi dan pengetahuan. Mengetahui operasional BPR”.
Surono  Kepala Bagian Kredit  PT BPR Prima Sejahtera
Peserta Pelatihan Good Management and Leadership 12-13 Agustus 2016

“Dapat menambah wawasan untuk diri saya. Dapat mengetahui karakter diri sendiri dan orang lain. Akan lebih banyak lagi diapalikasikan apa yang telah dipelajari dari pak Wangsit Supeno”.
Jafar Sidik Kepala Bagian Kredit PT BPR Pesona Letris Pratama
Peserta Pelatihan Good Management and Leadership 12-13 Agustus 2016

“Sudah mendapatkan gambaran bagaiman kita bisa mengelola sumber daya. Bisa mendapatkan gambaran mengenai penempatan SDM tepat pda bagian dan kemampuannya, agar tidak salah menempatkan SDM. Lebih bermanfaat terutama pada diri sendiri untuk merubah yang kurang bagus menjadi lebih baik”.
Santi Hermawanti, Kepala Bagian Operasional PT BPR NBP 32
Peserta Pelatihan Good Management and Leadership 12-13 Agustus 2016

"Materi yang disampaikan mudah dicerna oleh peserta. Dalam penyampaian materi selalu diberikan contoh-contoh kasus sehingga peserta sangat merasakan manfaat dari pelatihan".
Luar Biasa .................  !!!
Ronny Abdikesuma, Komisaris BPR Prima Nadi NTB

"Great Success Team Work For BPR suatu materi yang saya minta di mana materi/tema ini sangat dibutuhkan oleh setiap SDM di BPR manapun. Bapak Wangsit Supeno buka saja mengerti teori tetapi juga sudah berpengalaman dalam hal ini, maka saya memohon agar materi ini disampaikan kepada BPR kami".
Desi Direktur , PT  BPR Terabina Seraya Mulya, Riau

"Penyampaian materi komunikatif sehingga mudah dipahami. Materi yang berwujud teori berusaha disajikan dalam metode-metode yang aplikatif. Materi motivasi membantu menghidupkan suasana apalagi dikemas dalam bentuk humor yang segar. Sharing pengalaman dalam pemberian kredit menambah wawasan yang menambah perbendaharaan solusi dari permasalahan kredit".
Mohamad Muksin, Direktur Utama, PT  BPR Pamanukan Bangun Arta

"Materi yang disampaikan sangat aplikatif untuk pelaksanaan operasional. Dapat menggugah pikiran untuk memberikan hal yang terbaik".
Dedi Kurniadi, Direktur, PT  BPR Pamanukan Bangun Arta

"Sangat Luar Biasa Penyajian Materi dan segalanya. Terimakasih Pak Wangsit dan Tim".
Lili Jajuli , Kepala Bagian HRD, PT  BPR Pamanukan Bangun Arta

Syukurlah berkat beberapa kali membaca literatur bapak, sehingga sekarang kami semakin maju untuk ukuran lembaga keuangan mikro di Bima NTB saat ini assetnya sudah diatas Rp. 40 M (tumbuh di atas rata-rata industri keuangan mikro), saat ini saya dalam perjalanan ke Jakarta untuk menghadiri acara penganugerahan penghargaan kepada saya yang terpilih sebagai The Best Leader for Mikro Banking 2013 di hotel Le Meredien Jakarta dari Kementerian UMKM..Semoga kita semakin maju dan sukses Pak...Aminnn..."
H Zas'ari Hz, Direktur Utama , PD  BPR Pesisir Akbar Bima NTB

"Terimakasih Pak Wangsit untuk "Wangsit" dan pelatihannya yang Dahsyat sangat bermanfaat untuk BPR kita. Semoga menuai hasil NPL diakhir tahun bisa ditekan sesuai target. Mohon bimbingannya terus. Salam sukses juga buat team bapak".
Maria Pramon, Direktur Utama, PT  BPR Markoni Saranajaya Subang

"Puji Tuhan saya atas nama pribadi maupun atas nama lembaga sangat apresiasi terhadap bantuan bapak berdua dengan pelatihan-pelatihan yang sangat menarik bermanfaat dengan cara penyampaian yang sangat super, yang telah diikuti 3 BPR Phidectama ..... pelatihan-pelatihan tersebut saya menilai sangatlah baik, terutama pelatihan hari ke dua tentang motivasi diri dan strategy team work ...saya rasa sesi ini adalah bagian yang sangat penting bagi pengembangan SDM kami yang serba terbatas, baik secara pengalaman, pengetahuan...saya dukung juga dalam doa semoga usaha bapak menjadi lebih sukses dan diberkati oleh Yang Maha Kuasa.
Grace , Direktur Utama , PT  BPR Phidectama Sentani , Papua Jayapura

"Salam Pak Wangsit dengan Pak Charlie (BPR Phidectama Sentani). Pak, 2 hari yang sangat melelahkan tetapi dibalik itu semua, saya mendapatkan sesuatu yang sangat luar biasa dan pertama kalinya bagi saya secara pribadi dan bagi BPR Phidectama"
Charlie Snell, Direktur PT  BPR Phidectama Sentani, Papua Jayapura

"Spirit Bapak Mantap .........."
Gunawan, Direktur Utama, PT  BPR Perintis, Pontianak Kalimantan Barat

"Semoga Central Kepri dan SDMnya semakin maju. Terimakasih Sudah Mau Support Kami Pak...Trainingnya Bagus Pak....Banyak Ilmu yang Saya Peroleh..Semoga di lain waktu Kita bisa bertemu lagi".
Veny Jeny Ria Togatorop, Direktur,  PT  BPR Central Kepri Batam

“Training sangat menarik dibarengi dengan jokes jokes yang berkorelasi sehingga peserta tidak ngantuk dan materi yang disampaikan mudah dimengerti dan di aplikasikan”
Pintaria Ginting, Direktur Utama, PT  BPR. Duta Adhiarta, Medan

“Menikmati berjalannya pelatihan, tidak jenuh”
Teri Zulkarnaen, Direktur Utama, PT BPR  Karimun Sejahtera

“Pelaksanaan & pengemasan pelatihanya SANGAT BAIK & TIDAK MEMBOSANKAN”
Jimi Heriza, Direktur Utama, PT BPR Indobaru Finansia

Penyampaian materi pelatihan jelas, ringkas, dan dapat membangkitkan suasana peserta pelatihan sehingga peserta jauh lebih semangat dan tidak kaku atau tegang satu sama lain”
Darwin Tamim, Direktur Utama, PT BPR  Dhana Sewu

“Yang saya tau pelatihan itu MENJENUHKAN, tapi dengan Bapak Wangsit Supeno training ini menjadi sangat MENARIK & MENGASYIKAN. Memberikan sugesti positif bagi kemajuan diri sendiri & perusahaan”
Suparti Ariesandi, Staf Operasional, PT  BPR  Danumas Binadhana







MENGETAHUI KARAKTER CALON NASABAH

Berdasarkan pengalaman saya selama beraktivitas di BPR , proses yang paling krusial ketika akan merekomendasikan pemberikan kredit adalah ...

Facebook Digg Stumbleupon Favorites More